Deklarasi Yayasan Beksi 4 Bintang

Deklarasi Yayasan Beksi 4 Bintang

328
SHARE

Masyarakat Betawi dikenal sangat religius, belajar agama dan maen pukul atau pencak silat adalah hal yang wajib. Anak muda Betawi selalu dituntut untuk rajin beribadah dan mampu menjaga diri dengan mempelajari maen pukulan atau pencak silat. Tak heran pencak silat menjadi salah satu jenis kebudayaan milik masyarakat Betawi.

Sejak dahulu Betawi sudah menjadi kota cosmopolitan tempat dimana pertemuan berbagai ragam budaya, suku bangsa, seperti suku-suku dari daerah  daerah di Nusantara hingga bangsa lain seperti Arab, Melayu, India, Cina, Portugal, Belanda dan lain-lainnya. Kemajemukan ini pula yang menyebabkan terjadinya pertukaran seni, budaya, adat istiadat hingga ilmu beladiri yang berkembang saat itu atau yang lebih popular dengan istilah Maen Pukulan atau pencak silat.

Betawi memiliki berbagai jenis seni beladiri, salah satunya silat Beksi. Seni beladiri Beksi, merupakan perpaduan antara bela diri dengan seni, keindahan, kecepatan dan ketepatan dalam mencapai sasaran lawan. Kata BEKSI sendiri mengandung arti, BEK adalah bertahan, dan SHI adalah empat penjuru.

Silat Beksi ini berasal dari China yang dibawa oleh Lie Ceng Oek. Di Tanah Betawi ini kemudian Lie Ceng Oek menurunkan ilmu beladirinya kepada muridnya yang bernama Ki Marhali bin Sainan ,H Ghazali bin Gatong, dan kemudian diturunkan lagi kepada H Hasbullah bin H Misin dan generasi berikutnya. Dan sejarah mencatat ke empat orang inilah yang mengembangkan ilmu beladiri Silat BEKSI dan selanjutnya dikukuhkan sebagai guru Besar BEKSI.

Untuk itu sebagai bentuk kepedulian akan kelestarian budaya betawi khususnya pencak silat BEKSI, maka seraya memohon ridho Allah SWT dan ridho para Guru Besar Beksi, yang kami muliakan Lie Ceng Oek, Ki Marhali bin Sainan, H. Ghazali bin Gatong dan H. Hasbullah bin H Misin, maka tanggal 30 Mei 2015 resmi dibentuk Yayasan Beksi yang menaungi Perguruan Silat Betawi Beksi 4 Bintang. Nama Beksi 4 bintang adalah sebagai bentuk penghargaan serta penghormatan kepada 4 tokoh Guru Besar Beksi yaitu Lie Ceng Oek, Ki Marhali bin Sainan, H. Ghazali bin Gatong dan H. Hasbullah bin H Misin.

Susunan Pengurus Yayasan Beksi / Perguruan Silat Betawi Beksi 4 Bintang yaitu :
Pengawas : Ahmad Nawawi, E. Muhammad Nafis dan Sihabuddin
Pembina : Indra K. Husein SH, Naupal Haryawan dan Ashari Al Haj
Ketua Umum : H. Irvansyah, S.Ip, M.Si
KetuaHarian : Asep Mulyadi
Sekretaris : Dian Safitri dan M. Farhan
Bendahara : Sumarno dan Abdul Basit
Dewan Pelatih : Endang S dan Ubay Haqi

Alamat sekretariat : Jl.Cileduk Raya, No 46 Rt.006 Rw.04 Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Kotamadya Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, Indonesia, Kode Pos 12260.

Kelompok Latihan ( Kolat ) :
Kolat Putra Satria
Kolat Pesanggarahan
Kolat Yapimda
Kolat Rumah Kebon – Meruyung
Kolat Kapuk Rawa Papan
Kolat Cireunde
Kolat AKBID
Kolat Pojok Cileduk
Kolat BSD
Kolat Kota
Kolat KBAP

Informasi lebih lanjut bisa hubungi :
Ashari al Haj : 0813-1765-9498 / email : heryalhaj@silat-beksi.com
Endang S.H : 021-98665319
Agus Salim : 021-92126160
Dillah : 0817-840155
Marno : 0857-76263568